
Emas menguat pada hari Rabu (16/7) karena pelemahan dolar, sementara investor menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai perundingan perdagangan antara AS dan mitra dagangnya, dengan rilis data inflasi baru yang akan dirilis yang dapat memberikan arahan lebih lanjut tentang prospek kebijakan Federal Reserve AS.
Emas spot naik 0,6% menjadi $3.341,29 per ons, pada pukul 09.10 GMT. Emas berjangka AS naik tipis 0,3% menjadi $3.348,20. Dolar AS (.DXY), membuka tab baru, turun 0,1%, membuat emas lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain.
"Saat ini dolar melemah menjelang data IHP AS karena para pedagang mengambil posisi hati-hati setelah kenaikan baru-baru ini, yang telah memberikan sedikit penguatan pada emas," kata Ross Norman, seorang analis independen. Dari sisi data, harga konsumen AS mengalami peningkatan tertinggi dalam lima bulan terakhir pada bulan Juni di tengah kenaikan biaya beberapa barang, yang menandakan kenaikan inflasi dan kemungkinan menunda rencana pemangkasan suku bunga The Fed hingga September.
Sorotan kini tertuju pada data indeks harga produsen (PPI) AS, yang akan dirilis pukul 12.30 GMT. Dari sisi perdagangan, Presiden Donald Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa AS akan mengenakan tarif 19% untuk barang-barang dari Indonesia berdasarkan perjanjian baru dengan negara Asia Tenggara tersebut dan lebih banyak kesepakatan akan segera tercapai, sembari memberikan detail terbaru tentang rencana bea masuk untuk produk farmasi.
Kesepakatan dengan Indonesia merupakan salah satu dari sedikit kesepakatan yang dicapai sejauh ini oleh pemerintahan Trump menjelang batas waktu 1 Agustus ketika bea masuk untuk sebagian besar impor AS akan kembali naik. Namun, pasar emas telah berulang kali menolak level $3.400 meskipun ada pembaruan tarif baru dari Donald Trump, kata Ajay Kedia, direktur Kedia Commodities yang berbasis di Mumbai.
Emas, yang secara tradisional dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi dan politik, justru tumbuh subur dalam kondisi suku bunga rendah. "Dalam jangka pendek, harga emas kemungkinan akan terkonsolidasi sebelum melanjutkan reli menuju $3.600/oz pada akhir tahun," demikian pernyataan ANZ dalam sebuah catatan. Di tempat lain, perak spot naik 0,8% menjadi $38,01 per oz. Platinum naik 0,4% menjadi $1.377,85, sementara paladium turun 0,8% menjadi $1.196,14.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...